Gara-gara CB Day, Pamsimas Garut Wujudkan Air Bersih Untuk Warga, Cepi : Ini Pekerjaan Mulia

0
1864
poto : suasana kebersamaan dalam rapat bulanan pamsimas Kabupaten Garut

GARUT, KAPERNEWS.COM – Rutin menyelenggarakan rapat bulanan dengan tema capasity building (CB Day) dan mis day, Pamsimas Kabupaten Garut terus wujudkan harapan warga di desa-desa untuk mendapatkan pasilitas air bersih.

Acara yang dihadiri 27 orang ini dilaksanakan di saung Ciburial Desa Sukalaksana Kecamatan Samarang, Garut selama dua hari. Memilih tempat disini bukan tanpa sebab, yaitu sambil mengenalkan Desa Wisata kepada teman-teman pasilitator.

Untuk Kabupaten Garut, ada 27 pasilitator dan dibentuk menjadi 7 tim, dimana setiap tim nya ada yang 3 orang, dan 4 orang. Jelas Lia Heryani  (kordinator pamsimas Kabupaten Garut) di saung Ciburial, (27/11/18).

“Kegiatan ini rutin dilakukan setiap bulan, biasanya setelah tanggal 25 dan dilaksanakan selama dua hari, dimana hari pertama adalah kegiatan CB day, yaitu mengumpulkan data dari temen-temen dan nantinya di entri ke website pamsimas, sehingga teman-teman pasilitator dari daerah lain bisa melihat dari apa yang kita kerjakan, lalu ketika ada masalah di hari pertaman, itu dibahas di hari kedua dengan tema misday, dimana misday itu pembahasan masalah temen-temen dibahas bersama-sama atau kita punya materi khusus yang akan dibahas dengan fasilitator,” jelasnya.

poto : pasilitator pamsimas saat rapat

Menurutnya, Kendala dilapangan dalam menjalankan pekerjaan mulia ini tentu banyak, seperti gotong royong warga dan siklus anggaran APBDes nya yang masih timbul kurang nyambung dengan Pamsimas, nah disana tugas pasilitator yang cukup menguras energi.

Perlu diketahui juga, Lia Menjelaskan Pamsimas ini bukan seluruhnya anggaran dari Pamsimas, tetapi Pamsimas itu ada beberapa alokasi dana, diantaranya dari APBDes minimal 10%, Dari APBN/APBD 70%, dana gotongroyong 16% jadi tidak total semua dari pamsimas.

“Setiap tahun, kita mensosialisasikan kepada para camat se-kabupaten Garut, dan menyampaikan seperti apa program pamsimas, sosialisasi itu biasanya setiap bulan maret setiap tahunnya. Alhamdulilah di tahun 2018 sudah hampir 100% selesai dan lancar sesuai dengan harapan”, tutupnya.

Ditempat yang sama, salah satu pasilitator yang juga ketua ikatan pelaku pemberdayaan masyarakat Indonesia (IPPMI) Kabupaten Garut mengaku sangat bangga dan terharu atas pekerjaannya yang mulia ini menjadi pasilitator pamsimas, pasalnya dengan membantu mewujudkan masyarakat dalam mendapatkan sarana air bersih bukan hal yang mudah, tetapi perlu perjuangan dan manfaatnya untuk kelangsungan hidup warga.

“Saya menjadi fasilitator di Pamsimas hampir dua tahun, ini memang tugas yang sangat mulia karena membantu masyarakat di desa yang kesulitan mendapatkan air bersih karena jauh atau kendala lainnya, sekarang dengan adanya Pamsimas sudah bisa dirasakan oleh masyarakat karena bisa menikmati air sampai ke rumah-rumah,” kata Cepi Firmansyar selaku pasilitator.

Ijelaskannya, dari mulai pembuatan bak penampungan, gotong royong bersama masyarakat, itu menjadi hal yang tak terlupakan bagi saya selaku pasilitator, apalagi ketika selesai membangun dan pertama kali dibuka kerannya itu keluar air dan mengalir, itulah sebuah kebanggaan saya, ucap cepi yang memiliki wajah paras ini.

Adapun hal yang paling berkesan selama saya menjadi pasilitator adalah kemarin, waktu terjadi kemarin panjang.

“Selama dua tahun saya menjadi pasilitator, itu kemarin di Desa karyamukti yang paling berkesan dan terharu, kemarin kan kemarau panjang ya, dan saya melihat masyarakat ngambil air itu hampir satu kilo, tapi karena program pamsimas belum selesai, nah ketika terus berjuang menyelesaikan pekerjaan yang akhirnya alhamdulilah, setelah selesai bisa dipergunakan oleh warga, disitulah saya melihat masyarakat bisa merasakan air sampai ke rumah-rumah, itu adalah sebuah pekerjaan yang luar biasa dan berkesan, jadi jangan masyarakat dikota saja yang merasakan saluran air seperti PDAM, tapi masyarakat di desa juga harus merasakan,” ucapnya penuh haru.

Lalu, lanjut Cepi, dengan adanya rapat rutin ini, saya selaku pasilitator sangat merasakan manfaatnya dan menbantum sekali, karena hanya satu bulan sekali kita bisa bertemu dan saling bertukar pikiran.

“Dengan diselenggarakannya CB day dan simday ini kita saling bertukar pikiran dan membahas kendala serta permasalahan dilapangan, lalu dipecahkan bersama-sama, karena sudah menjadi prinsip di Kabupaten Garut ketika ada permasalahan, kita cari solusi bersama, dan tentu peningkatan kapasitas kami dalam acara rapat internal ini,” paparnya.

Cepi berharap, pamsimas itu bukan hanya program dari kita saja, tapi jadi program pemerintah daerah juga seperti dianggarkan dari APBD Kabupaten Garut gitu, ada yang mirip kegiatan Pamsimas tentang air bersih lah.

“Saya sendiri bangga karena warga di desa-desa 100% bisa merasakan air bersih, air minum dan terdapat tempat buang air dan kotoran yang sudah di jamban yang sehat, adapun sumber air yang dipakai oleh pamsimas yaitu mencari sumber mata air,” tutup Cepi.

 

Laporan : Asep Apdar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here