SMA Negri 4 Pilar Panggarangan Diduga Tahan Ijazah Siswa

    0
    159
    poto : Ilustrasi

    LEBAK, KAPERNEWS.COM – Sekolah menengah atas negeri 4 Pilial Panggarangan yang berada di Desa Gunung Gede Kecamatan Pangarangan Kabupaten Lebak, diduga telah menahan sejumlah ijazah siswanya pada tahun ajaran 2017/2018 dengan dalih siswanya masih banyak yang belum melunasi uang SPP, hal tersebut dibenarkan oleh pihak sekolah saat dikonfirmasi awak media, rabu (31/01/2019).

    “Memang ia, Ijazah di tahan sama pihak sekolah, itu pun bagi yang belum melunasi uang iuaran sekolah. Akan tetapi untuk legalisir dan foto copinya saya kasih bagi siswa yang mebutuhkan,” kata Arti.

    Menurutnya, kalau masalah iuran adalah untuk biaya hidup mereka yang melaksanakan ujian nasional (UN), itu kami di musyawarahkan dulu bersama komite, iuran yang kami bebankan untuk biaya hidup siswa selama melaksanakan ujian nasional (UN) nominal sebesar Rp. 500.000 (limaratus ribu rupiah) persiswanya, terang Arti.

    “Kalau bapak kurang jelas, silahkan bisa hubungi Bapak Iik sebagai ketua pengelola di sekolah ini, karena kami hanya wakil pengelola,” pinta Arti pada awak media.

    Saat mencoba dihubungi, melalui sambungan seluler ketua pengelola (Iik) melalui sambungan whaaspp tidak ada jawaban.

    Ditempat terpisah Ketua komite SMAN 4 Pilial Panggarangan, Samsudin menuturkan bahwa dirinya tidak terlalu membebankan siswa.

    “Saya hanya untuk memusyawarahkan untuk biaya hidup selama murid melakukan ujian nasional (UN) yang tempatnya di panggarangan sebagai sekolah induk, kemudian saya tidak mengintruksikan untuk menekan dan tidak terlalu membebankan bagi siswa,” imbuhnya.

    Samsudin yang juga menjabat selaku Kepala Desa setempat menambahkan, katanya sekolah ini geratis yang konon di biayai oleh pemerintah, akan tetapi ternyata mau di mana geratisnya? sebab siswa selalu di bebani dengan harus bayar SPP. Cetus sang kepala desa yang juga sebagai Komite Sekolah.

     

    Laporan : Somantri

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here