Aliansi Santri Tangerang Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor Bawaslu

    0
    169

    TANGERANG, KAPERNEWS – Ratusan santri yang tergabung dalam Aliansi Santri Tangerang (ALSATA) melakukan aksi unjuk rasa yang bertajuk Aksi Bela Kyai di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), aksi tersebut dilakukan oleh para Santri lantaran puisi yang dilontarkan oleh Fadli Zon selaku Wakil Ketua DPR RI yang berisi penghinaan terhadap KH. Maimun, telah menyakiti perasaan para santri. Mereka (para santri-red) mengajukan beberapa poin tuntutan yang diajukan ke Bawaslu Kabupaten Tangerang agar disampaikan ke Bawaslu RI. Jum’at (15/2).

    Dalam orasinya, Anwari selaku Korlap (Koordinator Lapangan) menegaskan, Fadli Zon harus meminta maaf kepada KH. Maimun Zubair dan meminta kepada penegak hukum agar mengadili Fadi Zon terkait puisinyaPuisi

    Puisi Fadli Zon sangat melukai hati kami para santri. Kyai kami dihina. Kyai kami adalah Kyai besar dan Tokoh Ulama Nadhatul Ulama (NU). Kami meminta permohonan maaf dari Fadli Dzon yang ditujukan kepada KH. Maimun Zubair,” tandas Anwari di atas mobil komando.

    Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Tangerang, Andi Irawan menjelaskan, tuntutan dari ALSATA secara tertulis sudah diterima oleh Bawaslu Kabupaten Tangerang, dan akan diteruskan ke Bawaslu Provinsi.

    “Ini kan locusnya nasional, kami Bawaslu Kabupaten Tangerang sifatnya hanya bisa meneruskan saja ke Bawaslu Provinsi. Itu jalur jenjangnya, agar nanti bisa diteruskan ke Bawaslu RI, tetapi sebelumnya akan dikaji dan dianalisa terlebih dahulu apalagi ini locusnya nasional. Tidak bisa bersikap secara instan dalam menganalisa,” terangnya.

    Namun ketika ditanya bentuk Puisi Fadli Zon yang melukai hati para santri, Andi menjawab dirinya belum mengetahui bentuk puisi yang dilontarkan oleh Fadli Dzon yang juga salah satu Caleg DPR RI Dapil 5 di Bogor ini.

    “Saya sendiri belum tahu dan belum melihat seperti apa bentuk puisinya walaupun sudah banyak beredar di pemberitaan.” pungkasnya.

    Laporan : Wiji Lastini/BR

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here