Pemilihan Anggota BPD Desa Mekar Baru Kecamatan Mekar Baru Diduga Tidak Transparan

    0
    263

    TANGERANG, KAPERNEWS – Hasil Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Mekar Baru, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang yang digelar Beberapa hari yang lalu dipersoalkan oleh beberapa calon yang tidak lolos. Kamis (7/3/2019)

    Pemilihan anggota BPD Desa Mekar Baru tersebut diduga tidak transparan dan sarat kepentingan. Pasalnya, warga yang mencalonkan diri menjadi anggota BPD tidak diberitahu oleh panitia terkait pemilihan dan tahapan selanjutnya

    Sutawijaya salah satunya. Calon anggota BPD Desa Mekar Baru ini, mengaku kecewa dengan penyelenggaraan pemilihan tersebut. Ia menyebut tidak mengetahui adanya pemilihan anggota BPD.

    “Dalam pemilihan ini saya kecewa, tidak transparan. Bahkan saya sama sekali tidak ada pemberitahuan terkait kelanjutan proses seleksinya, tau-tau di undang dan sudah ada susunan anggota BPD yang baru” Tegas Suta kepada Kapernews

    Menurut Suta, penyelenggaraan pemilihan anggota BPD tersebut diduga sudah diatur oleh panitia sedemikian rupa dan terkesan tertutup dan tidak sesuai aturan.

    “Jangankan untuk pribadi saya, rekan-rekan saya yang lain juga tidak ada yang tahu, seperti sudah di seting duluan.” ucap Suta.

    Meski demikian, Suta tidak menyebut siapa yang menyeting penyelenggaraan pemilihan BPD Desa Mekar Baru tersebut.

    “Kita tidak tahu ini setingan siapa?Sepertinya ketua pembentukan BPD ini tidak paham tentang aturan pemilihan BPD atau memang sengaja ditutup rapat” kata Suta.

    Suta beserta calon lain yang tidak lulus seleksi dan dirugikan antara lain Saiman, Muktar, H. Sulki, Khumaeroh, Armin, dan Soleh meminta kepada Pemerintah Kecamatan Mekar Baru untuk membatalkan keputusan pemilihan BPD Desa Mekar Baru karena dianggap tidak transparan dan tidak sesuai dengan aturan.

    “Harapan saya, agar pemilihan anggota BPD Mekar Baru dibentuk ulang, bahkan saya meminta kepada Pemdes Kabupaten Tangerang untuk juga mengaudit anggaran desa yang sudah digelontorkan oleh pemerintah,” tegas Saiman dengan nada kecewa

    Sementara itu, Staf Kasi Pemerintahan Kecamatan Mekar Baru Iis saat di konfirmasi kapernews lewat WA mengatakan tidak tahu menahu terkait ketidaksesuain pemilihan BPD di Desa Mekar Baru.

    “Kita dari pihak kecamatan waktu itu hanya monitoring saja, dan memang sempat terjadi kegaduhan serta tidak kondusif, akhirnya kami Walk Out dari rapat. Semua acara dilanjutkan oleh panita karena memang wewenang nya ada di Panitia yang dibentuk oleh Kepala Desa.” Tutupnya.

    Laporan : Heri/Usman

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here