oleh

Mudik Berujung Maut, Seorang Guru Tewas Dihantam Mobil

-Peristiwa-1.179 views

BLORA, KAPERNEWS.COM – Terjadi kecelakaan lalu lintas di ruas jalan raya Blora – Ngawen, turut Dukuh Sembung, Desa Adirejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sekitar pukul 16.00 WIB, Minggu (9/6/2019) kemarin.

Kecelakaan mengakibatkan korban tewas bernama Anggono Jati (47), seorang guru yang sedang merayakan mudik lebaran bersama istrinya. Saat itu korban berboncengan bersama istrinya yang beralamat di Desa Anjungan Dalam RT. 07/RW.02 Kecamatan Anjungan Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat. Keberadaan korban beserta istri dan anak-anaknya dari Mempawah (sebelumnya bernama Pontianak) ke Blora dalam rangka mudik pulang ke kampung halaman di Blora Jawa Tengah momen Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H.

Kakak kandung korban sewaktu dikonfirmasi Kapernews.com mengatakan tidak ada isyarat apapun sebelum kejadian.

“Tidak ada firasat apapun sebetulnya, Mas. Saya juga kaget. Kabarnya begitu mendadak,” kata Rita Diningsih (50) dengan mata sembab memendam rasa duka mendalam.

Setelah semalam jenasah berada di rumah duka yang terletak di RT.08/RW.02 Dukuh Sukorame, Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora akhirnya pada Senin (10/6/2019) sekitar pukul 12.00 WIB dikebumikan di Makam Puthuk Dukuh Sukorame Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.

Kasatlantas Polres Blora AKP Edy Sutrisno melalui Kanit Laka Iptu Rustam mengungkapkan, bahwa kronologis kejadian berawal ketika kendaraan bermotor Toyota Avanza No.Pol : B 2602 EBA yang dikemudikan oleh I Ketut Artana (54) yang beralamat di Asrama Subdit Satwa Kelapa Dua RT. 01/RT.04 Pasir Gunung Selatan Kota Depok berjalan dari arah barat menuju timur di Jalan Blora – Ngawen, sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), turut wilayah Dukuh Sembung, Desa Adirejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora tiba-tiba kendaraan hilang kendali dan menabrak sepeda motor Honda Sonic No.Pol : K 6345 SY yang dikendarai oleh Danang Supriyanto (24) yang beralamat di Desa Sambongwangan RT. 03/RW.01 Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora yang berjalan searah di depannya.

Kemudian kendaraan Toyota Avanza No.Pol : B 2602 EBA tersebut berjalan semakin oleng ke kanan dan langsung menghantam beberapa kendaraan yang berjalan dari arah yang berlawanan. Di antaranya adalah sepedamotor Honda CB No.Pol : K 5410 VE yang dikendarai Sri Santoso (23) yang beralamat di Dukuh Blingi RT. 03/RW.05 Desa Sukorejo Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora, sepedamotor Suzuki Satria tanpa plat nomor yang dikendarai M Wahyu Utomo (23) yang beralamat di Dukuh Blingi RT. 01/RW.05 Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, sepedamotor Suzuki tanpa plat nomor yang dikendarai oleh Anggono Jati, kendaraan bermotor Suzuki Karimun dengan No.Pol : H 8694 JR yang dikemudikan oleh Suryadi (51) yang beralamat di Klipang Permai Blok H 335 Rt. 08/23 Sendangmulyo Tembalang Semarang, dan sepedamotor Honda Vario dengan No.Pol : K 4346 AE yang dikendarai oleh Wiwik Ardiyanti (21) yang beralamat di Desa Nglengkir RT. 01/RW.07 Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora.

Peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut, sontak membuat netizen mengunggahnya di grup media sosial.

“Terkait dengan penyebab kenapa kendaraan Toyota Avanza sampai hilang kendali kita belum bisa memastikan, karena harus melakukan penyelidikan terlebih dahulu. Terkait dengan dugaan warga net bahwa penyebabnya adalah akibat sopir mengantuk atau sedang bermain handphone itu kan baru asumsi,” terang Kanit Laka Lantas Blora Iptu Rustam ketika ditemui Kapernews.com di kantor Satlantas Polres Blora, Senin (10/6/2019) siang.

Korban meninggal dunia bernama Anggono Jati (47) meninggalkan seorang istri bernama Asnah (43), yang saat ini mengalami patah tulang paha kanan dan dirawat di Ruang Flamboyan RSUD dr. R. Soetijono Blora serta dua orang anak perempuan bernama Farah Zafira (19) dan Farah Safitri (15).

 

Laporan : Eko Arifianto

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed