oleh

Terkait Penyaluran BPNT, KKPJ : Copot Jabatan Kadis Sosial

-Nasional-158 views

Kalianda, Lamsel, Kapernews – Puluhan masyarakat yang menamakan diri Komite Kawal Program Jokowi (KKPJ) minta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Dulkahar untuk dicopot dari jabatannya.

Hal ini di sampaikan serombongan massa demonstran terkait adanya dugaan penyimpangan distribusi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Lamsel, yakni berupa beras dan telur yang melibatkan kadisos dan PT Mubarokah Jaya Makmur (MJM), Kamis (26/9/2019).

“Kami minta kepada Plt Bupati Lampung Selatan, Bapak Nanang Ermanto untuk dapat mencopot Dulkahar dari jabatan Kepala Dinas Sosial. Jangan sampai program Presiden Jokowi dirusak oleh ulah oknum yang hanya ingin mencari keuntungan pribadi, terlebih lagi Pak Nanang Ermanto, merupakan kader PDIP bahkan sebagai Ketua DPC PDIP Lamsel, yang tentu berkewajiban mengawal program ini berjalan dengan baik,” kata Ketua KKPJ, Faisal dalam orasinya.

Faisal juga mengungkapkan adanya dugaan praktik suap dalam penyaluran BPNT merupakan modus baru penyunatan dana untuk faqir miskin. Indikasi suapnya menurut Faisal, ketika instansi terkait mengupayakan pihak swasta untuk menjadi Suplier beras di e-warung yang notabene adalah binaan Dinas Sosial melalui kaki tangannya di Kecamatan berkedok tenaga sosial.

“Bahkan ada ancaman dari kepala Dinas Sosial untuk mencoret penerima BPNT jika beras bantuan ‘disunat’ dari yang biasanya 10 kg, menjadi hanya 8 kg. Ini ada apa, apa kah mereka masih punya hati nurani saat hak orang miskin masih tega dikebiri,” imbuh Faisal.

Untuk itu Faisal mengajak seluruh warga masyarakat Kabupaten Lampung Selatan untuk setiap desa membuka posko pengaduan untuk menampung aspirasi warga yang mengetahui adanya kejanggalan mau pun kecurangan dalam penyaluran BPNT.

“Mari kita rapatkan barisan untuk bersatu melawan kezdaliman, rakyat bersatu tak terkalahkan. Kami dari Komite berjanji perjuangan tidak akan berhenti hari ini, perjuangan menyuarakan hak rakyat akan terus kami lakukan. Mungkin hari ini hanya puluhan orang, minggu depan kami akan datang lagi menggelar aksi dengan ratusan bahkan bisa ribuan masyarakat yang merasa nasibnya sama diperlakukan tidak adil atas orang-orang yang hanya ingin memperkaya diri,” pungkas Faisal.

 

(RS)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed