Beredar Buku SD Mengandung Provokasi SARA, Ini Kata Politisi Gerindra

1
614
poto : isi dalam buku

JAKARTA, KAPERNEWS.COM – Dunia pendidikan kembali tercoreng dengan terbitnya sebuah buku terbitan PT Yudhistira menyebut Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan dipublikasikan oleh pemilik akun twitter Jil Itu Sesat @Gussumbogo

“Mohon diselidiki, Buku IPS Kelas 6 SD yang diterbitkan oleh Yudhistira. Disitu tertulis Ibu Kota Israel adalah Jerussalem, Palestina ada tertulis tapi ga ada ibukota-nya,” demikian cuitan akun twitter Jil Itu Sesat @Gussumbogo yang dikutip pada Selasa (12/12).

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Sutan Adil Hendra, ikut angkat suara terkait beredarnya buku pelajaran IPS Kelas 6 SD terbitan PT Yudhistira yang kontennya menyebut bahwa Ibu Kota Israel adalah Yerusalem.

poto : Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Sutan Adil Hendra

Menurut Sutan, tindakan penerbit PT. Yudhistira dan penulis buku tersebut sangat menciderai perasaan umat muslim yang ada di Indonesia.

“Buku tersebut nyata-nyata telah menentang dasar negara dan pembukaan UUD 1945 yang menyatakan penjajahan di atas dunia harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan keadilan,” ujar Sutan, Selasa (12/12).

Sutan menyebut bahwa tindakan yang dilakukan oleh penerbit dan penulis buku sama dengan melawan sikap diplomatik Indonesia yang jelas tidak mengakui klaim Israel atas Yerusalem.

“Ini merupakan tindakan provokasi SARA yang harus dihentikan,” tegasnya.

Politisi Gerindra ini lantas mendesak pemerintah agar segera menarik peredaran buku tersebut di pasaran dan melakukan tindakan hukum terhadap penerbit serta penulis buku.

Selain itu, sambung Sutan, MUI, NU dan Muhammadiyah sebagai ormas Islam bisa memberikan sikap protes atas isi buku tersebut dan memberi arahan serta penjelasan latar belakang dukungan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina di dunia internasional

“Saya juga mengimbau agar umat muslim dapat bersikap tenang dan tidak terpancing upaya provokasi yang tidak bertanggung jawab dari isi buku terbitan PT. Yudhistira,” pungkasnya. (05/JT)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here