oleh

Patriot Desa Jawa Barat Berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM Karawang Adakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pelaku UMKM

KARAWANG, KAPERNEWS – Upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 menjadi pekerjaan rumah bagi semua entitas pemerintahan. Terlebih pemerintahan desa yang menjadi komponen substansial dalam pelaksanaan aktivitas masyarakat.

Salah satu upaya pemulihan dapat dilakukan melalui peningkatan kapasitas para pelaku usaha mikro dan kecil yang selama ini digeluti oleh masyarakat. Semakin tingginya daya saing dalam melakukan aktivitas usaha, maka diperlukan upaya peningkatan kualitas produk agar mampu bersaing dalam skala yang lebih luas.

Patriot Desa Jawa Barat yang bertugas di lingkungan Kecamatan Pedes dan Cibuaya Kabupaten Karawang melakukan inisiasi program pelatihan dengan tema “Peningkatan Usaha Mikro menjadi Usaha Kecil Melalui Pengembangan SDM, Kemasan, Pemasaran, dan Design Teknologi”. Kegiatan ini menghadirkan Leoni Wisnuwardhani selaku Sub Koordinator Pengembangan Penguatan Perlindungan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang.

Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 21 Juni 2022 di Aula Balai Desa Cibuaya ini dihadiri oleh setidaknya 30 pelaku UMKM yang berasal dari lima desa dampingan Patriot Desa, yaitu Desa Cibuaya, Gebangjaya, Cemarajaya, Karangjaya, dan Jatimulya.

Hanifah, panitia pelatihan yang merupakan Patriot Desa Cibuaya menyebutkan kegiatan ini merupakan program inisiasi patriot desa cluster Cibuaya dan Pedes sebagai salah satu upaya peningkatan kapasitas pelaku UMKM agar mampu bersaing dengan skala lebih luas.

“Dalam pelatihan ini pemateri dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang dihadirkan untuk memberikan arahan kepada para pelaku umkm bahwa persaingan usaha semakin kuat, sehingga diperlukan upaya-upaya agar produk yang kita hasilkan mampu berdaya saing,” ungkapnya.

“Sebagai salah satu upaya tindak lanjut dari pelatihan ini, akan dilakukan pendataan bagi para pelaku UMKM yang ingin mengajukan nomor registrasi produk seperti NIB dan P-IRT. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, masyarakat semakin semangat dalam melakukan hal-hal administratif yang dapat menunjang aktivitas usahanya,” pungkas Hanifah menambahkan.

(KN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed